Cara Membuat Slime

8 Cara Membuat Slime Yang Aman Dengan Mudah

Ilustrasi Membuat Slime (officedepot.com)

Tauaja.com – Apa itu slime? Slime dalam bahasa Inggris artinya adalah lendir, namun sekarang slime merupakan mainan anak – anak yang bertekstur lembut, kenyal dan sangat asyik untuk dimainkan. Kini slime sudah banyak macamnya, ada yang warna biasa, bening, warna-warni, maupun yang bling-bling juga ada. Sedangkan untuk manfaatnya, slime bukan hanya untuk mainan anak-anak saja. Dengan bermain slime ternyata bisa menghilangkan stress, selain itu slime juga bisa dipakai sebagai pembersih debu di sela-sela peralatan rumah tangga atau peralatan elektronik lainnya, seperti : keyboard laptop, speaker, kipas angin, lampu duduk dll. Saat ini tidak sulit untuk membeli dan mendapatkan slime, mainan ini banyak dijual dimana-mana, di toko mainan anak-anak, toko ATK maupun toko online. Mulai dari ukuran kecil sampai yang besar, dan dari harga yang murah sampai yang mahal pun juga ada. Meskipun slime bisa dibeli dengan mudah, namun banyak yang tertarik untuk membuatnya sendiri, baik anak-anak maupun orang dewasa. Karena bahan-bahannya mudah didapat dan cara membuat slime juga gampang.

Ada banyak macam bahan yang bisa kita pakai untuk membuat slime, berikut akan kita bahas bahan-bahan dan cara membuat slime yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber (Selasa 18/12/2018), yaitu:

Cara Membuat Slime Dengan Lem Povinal

Lem povinal merupakan lem yang bahan bakunya terbuat dari tepung kanji yang sudah dicampur dengan gom. Jadi lem povinal ini bisa digunakan untuk membuat slime. Cara membuat slime dengan lem povinal ini juga mudah, berikut langkah-langkahnya:

Bahan-bahan yang diperlukan adalah:

  • 5 lem povinal
  • 1/4 gelas air bersih
  • Baking powder secukupnya
  • 2 sendok teh pewarna makanan

Dan cara membuatnya:

  1. Siapkan baskom plastik untuk tempat membuat slime.
  2. Masukkan lem povinal dan baking powder ke dalam baskom sambil diaduk hingga merata.
  3. Tuangkan air bersih secara perlahan-lahan sambil adonan tetap diaduk.
  4. Masukkan pewarna makanan ke dalam adonan dan tetap diaduk hingga merata. Jika sekiranya adonan slime kurang cair, tambahkan lagi air ke dalam adonan. Namun jika adonan slime terlalu cair, tambahkan lagi lem povinalnya.
  5. Langkah terakhir, pindahkan adonan slime ke tempat yang tertutup, lalu diamkan selama kurang lebih setengah jam. Biasanya, slime akan berkembang lagi.

Cara Membuat Slime Dengan Lem Fox

Cara membuat slime dengan memakai lem fox ini termasuk cara yang akan menghasilkan slime yang bagus. Selain itu juga sangat aman untuk anak-anak. Bagi kamu yang ingin membuat slime dengan lem fox, berikut cara membuatnya:

Bahan-bahannya adalah:

  • 3 sendok makan lem fox
  • 3 sendok teh air bersih
  • 8 tetes obat tetes mata
  • 1 sendok teh baking powder
  • 2 sendok teh baby oil
  • 2 sendok teh sabun cair
  • 1 sendok teh pewarna makanan

Cara membuatnya:

  1. Sediakan wadah plasik untuk membuat slime.
  2. Masukkan lem fox ke dalam wadah beserta air bersih sambil diaduk hingga merata.
  3. Tambahkan baking powder ke dalam adonan sambil diaduk hingga merata.
  4. Tambahkan obat tetes mata, sabun cair, dan pewarna makanan sambil diaduk hingga merata.
  5. Jika adonan dirasa belum kenyal, maka tambahkan sedikit saja obat tetes mata dan sabun cair.
  6. Tambahkan baby oil ke dalam adonan sambil diaduk hingga merata.
  7. Simpan slime di tempat yang tertutup sekitar 1 jam sebelum digunakan.

Cara Membuat Slime Dengan Lem UHU

Selain lem fox, lem UHU juga bisa digunakan untuk membuat slime. Kualitas yang dihasilkan dengan lem ini juga tidak kalah bagus dengan lem fox. Bahan campuran yang digunakan untuk membuat slime juga tidak banyak seperti cara membuat slime dengan lem fox. Jadi, tidak ada salahnya untuk mencoba membuat slime dengan lem UHU. Cara membuat slime dengan lem UHU adalah sebagai berikut:

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • 1 buah lem UHU
  • 10 sendok makan sabun pencuci piring cair
  • 1/4 sendok teh pewarna makanan
  • Kain bersih untuk memeras

Cara pembuatan slimenya:

  1. Siapkan wadah plastik untuk membuat adonan slime.
  2. Masukkan lem UHU, pewarna makanan, sabun cuci piring cair ke dalam wadah sambil diaduk hingga mengental sebagian dan sabun cuci piring cair memisah.
  3. Lalu peras adonan slime yang mengental tadi dengan kain bersih, supaya sisa sabun cuci piring cair yang tidak menyatu bisa hilang.
  4. Periksa apakah slime sudah bagus dengan cara menekan-nekan dan menarik-nariknya. Jika slime bisa kembali seperti semula berarti slime sudah bagus.
  5. Setelah pengecekan, slime siap digunakan untuk bermain. Apabila tidak digunakan, simpanlah slime di tempat yang kering dan tertutup rapat.

Cara Membuat Slime Dengan Deterjen Bubuk

Setiap orang pasti mempunyai persediaan deterjen di rumah, deterjen ternyata juga bisa diadikan bahan untuk membuat slime. Bahan-bahan tambahan lainnya pun ada di sekitar rumah kita. Cara membuat slime dengan deterjen ini juga mudah, yaitu:

Bahan-bahan yang diperlukan antara lain:

  • 1 gelas deterjen bubuk
  • 1,25 gelas air bersih
  • Tepung terigu secukupnya
  • 3 sendok makan sabun cuci piring cair
  • 3 sendok makan sabun cair anak
  • 2 sendok teh pewarna makanan

Cara pembuatan slimenya sebagai berikut:

  1. Siapkan baskom untuk membuat slime.
  2. Masukkan deterjen, tepung terigu, sabun cair pencuci piring, dan sabun cair anak dan diaduk semua bahan tersebut hingga merata.
  3. Tambahkan air bersih ke dalam adonan sambil tetap diaduk.
  4. Masukkan pewarna makanan ke dalam adonan slime. Jika sekiranya kurang cair, tambahkan lagi air bersih ke dalam adonan.
  5. Letakkan adonan slime yang sudah dibuat ke tempat yang tertutup.
  6. Masukkan ke dalam kulkas sekitar 10-15 menit.

Cara Membuat Slime dengan Bedak Bayi

Bedak bayi bisa menjadi bahan membuat slime. Dan bahan ini tentunya mudah didapat dan banyak di sekitar kita. Untuk membuat slime dari bedak bayi, siapkan bahan-bahan yang diperlukan antara lain:

  • ½ sampai 1 botol bedak bayi
  • 4 sendok makan baby oil
  • Air secukupnya
  • Pewarna makanan

Adapun tahapan pembuatannya dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Ambil baskom kemudian masukkan bedak bayi ke dalamnya.
  2. Masukkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
  3. Masukkan baby oil dan aduk kembali sampai tercampur rata.
  4. Perhatikan adonan slime apakah sudah pas kekentalannya, jika terlalu kental tambahkan air kembali, sebaliknya jika terlalu encer masukkan sedikit bedak bayi lagi ke dalam adonan.
  5. Setelah slime memiliki kekentalan yang baik, tambahkan pewarna makanan agar slime menjadi lebih menarik.
  6. Pindahkan slime pada wadah tertutup dan diamkan selama kurang lebih 1 jam.
  7. Slime telah jadi dan siap dimainkan.

Cara Membuat Slime dengan Tepung Terigu

Tepung terigu mudah didapat dan biasanya pastinya ada di dapur kita.

  • 3 sendok tepung terigu.
  • 3 sendok sabun pencuci piring.
  • Pewarna makanan.

Cara membuat slimenya, yaitu:

  1. Masukkan sabun pencuci piring ke dalam wadah plastik.
  2. Lalu tambahkan pewarna makanan sesuai yang kamu inginkan.
  3. Kemudian masukan sedkit demi sedikit tepung terigu sambil diaduk terus menerus hingga rata sampai menggumpal.
  4. Slime siap dimainkan.

Cara Membuat Slime dengan Susu Cair

Susu cair bisa dijadikan alternatif untuk membuat slime yang paling beda dari bahan-bahan yang lain, karena slime dari susu cair ini bisa dimakan, karena bahan dasarnya memang tidak berbahaya.

Berikut bahan-bahannya:

  • Satu kotak susu cair/susu kental manis yang ditambah air
  • 1 ¼ sendok makan tepung maizena
  • Vanili secukupnya
  • 2 sendok teh pewarna makanan

Dan cara membuat slimenya adalah:

  1. Sediakan panci ukuran sedang untuk tempat membuat adonan.
  2. Masukkan susu cair dan dipanaskan di atas kompor dengan api kecil. Merebus susu supaya bakteri di dalamnya mati dan steril jika nanti akan dimakan.
  3. Tambahkan vanili sambil terus diaduk.
  4. Masukkan tepung maizena sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata.
  5. Jika masih kurang kental bisa ditambahkan tepung maizena.
  6. Setelah mendidih, angkat dan biarkan dingin.
  7. Masukkan pewarna jika adonan sudah dingin dan diaduk sampai warnanya merata.
  8. Slime siap dimainkan atau dimakan.
  9. Simpan adonan slime di dalam tempat tertutup dan hindarkan dari sinar matahari langsung supaya adonan tidak rusak.

Cara Membuat Slime dengan Shampo

Shampo termasuk bahan membuat slime yang aman bagi anak-anak. Slime dengan bahan shampo tidak mengandung bahan kimia yang mungkin dapat membahayakan anak-anak ketika memainkannya. Namun dalam pembuatannya terbilang cukup sulit. Apabila tidak tahu triknya, kita tidak bisa membuat slime yang benar-benar strachy dan kenyal. Untuk membuat slime yang baik, kita harus menggunakan shampo yang memiliki tingkat kekentalan tinggi seperti cairan conditioner, karena hal tersebut sangat mendukung untuk membuat slime yang kental tapi tidak lengket.

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • 4 sendok makan shampo
  • 2 sendok makan garam halus
  • 1 sendok makan slime activator/obat sariawan GOM/obat tetes mata

Cara pembuatan slime seperti berikut ini:

  1. Ambil wadah lalu masukkan shampo dan garam halus, kemudian aduk sampai garam tercampur rata yang berfungsi untuk menjadikan shampo lebih kental.
  2. Masukkan slime activator, jika tidak ada slime activator bisa menggantinya dengan obat sariawan GOM atau obat tetes mata.
  3. Langkah terakhir masukkan slime ke dalam freezer lemari es selama kurang lebih 20 menit.
  4. Slime telah jadi dan siap dimainkan.

Demikanlah beberapa cara membuat slime yang aman sudah kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

14 Cara Makeup Yang Benar Dan Tahan Lama Untuk Pemula

Ilustrasi makeup (beautyhealthtips.in)

tauaja.com- Setiap wanita pasti ingin tampil cantik dan menarik, maka dari itu sekarang makeup merupakan kebutuhan wajib di kalangan wanita jaman now. Dengan makeup, wanita merasa lebih percaya diri karena terlihat lebih cantik dan segar. Dengan makeup juga bisa menutupi kekurangan di wajah kamu, seperti menutupi pori-pori yang besar dan jerawat. Pastilah kamu akan lebih pede jikalau wajah kamu terlihat lebih bersih dan mulus bukan? Untuk itu urutan cara makeup yang benar sangatlah penting, supaya hasilnya bagus dan tahan lama. Bagi kamu yang baru pertama kali mengenal makeup, berikut ini kami akan membahas bagaimana cara makeup yang benar dan tahan lama untuk pemula.

Urutan cara makeup yang benar adalah sebagai berikut:

1. Bersihkan Wajah

Ilustrasi membersihkan wajah (guidelineshealth.com)

Bersihkan wajah kamu dengan sabun wajah, setelah itu keringkan dengan handuk. Bila perlu pakailah cleanser dan toner supaya wajah kamu lebih bersih dan segar. Membersihkan wajah terlebih dahulu sebelum makeup sangatlah penting, karena debu, kotoran atau minyak di wajah akan membuat hasil makeup tidak maksimal, bahkan nantinya akan menimbulkan jerawat karena pori-pori wajah kamu tersumbat oleh debu atau kotoran tersebut.

2. Memakai Moisturizer/Pelembab

Ilustrasi memakai moisturizer/pelembab (www.moisturizecream.com)

Setelah wajah kamu dibersihkan, pakailah moisturizer/pelembab supaya wajah kamu lebih lembut dan lembab, sehingga makeup bisa menempel tahan lama. Tak cukup hanya menggunakan produk makeup yang berkualitas, kulit wajah juga perlu dipersiapkan untuk dimakeup, yaitu dengan memakai moisturizer/pelembab. Kulit wajah yang terlalu kering atau berminyak akan membuat makeup tidak akan tahan lama. Jadi sebaiknya pakailah pelembab sesuai dengan jenis kulit wajah kamu. Ada pelembab untuk kulit normal, berminyak dan sensitif.

3. Memakai Primer

Ilustrasi primer (amazon.com)

Tahap selanjutnya adalah dengan menggunakan make up primer. Primer akan membuat wajah kamu lebih siap untuk dimakeup. Wajah yang lembut akan memudahkan pemakaian makeup selanjutnya. Baik itu foundation, concealer, bedak, maupun blush on. Oleh karena itu, primer akan membantu tampilan makeup yang lebih halus dan lembut. Apalagi bagi kamu yang memiliki garis-garis halus dan pori-pori besar, primer akan menjadi produk favorit kamu. Primer akan menyamarkan pori-pori dan juga membuat berkurangnya produksi minyak di wajah kamu. Dengan begitu, makeup akan lebih tahan lama dari mengkilap karena minyak berlebih.

4. Memakai Foundation/Alas Bedak

Ilustrasi foundation (stylecraze.com)

Aplikasikan foundation atau alas bedak secara merata ke seluruh wajah hingga leher, bisa dengan menggunakan tangan, kuas, atau spon. Dengan cara ditepuk pelan-pelan sampai benar-benar merata. Pilihlah foundation sesuai dengan warna dan jenis kulit wajah kamu. Apabila wajah kamu ingin terlihat lebih cerah, pilihlah warna yang satu tingkat lebih cerah dari warna kulit kamu. Warna foundation yang terlalu terang akan membuat wajah seperti topeng, karena tidak bisa menyatu dengan warna kulit wajah kamu. Untuk jenis foundationnya sesuaikan juga dengan kondisi kulit wajah kamu, yaitu normal, kering atau berminyak. Pemakaian jenis foundation yang benar sangat menentukan tahan lamanya makeup kamu.

5. Memakai Concealer

Ilustrasi concealer (lorealparis.co.nz)

Aplikasikan concealer apabila dengan foundation belum bisa menutupi kekurangan di wajah kamu. Diaplikasikan hanya pada daerah wajah yang akan disamarkan saja, seperti pada jerawat, lingkaran hitam di bawah mata (mata panda) atau flex.

6. Memakai Bedak Tabur

Ilustrasi bedak tabur (shepora.ae)

Aplikasikan bedak tabur dengan kuas atau spon secara merata ke seluruh wajah dan leher. Fungsi bedak tabur ini mengunci hasil makeup dan menyerap minyak. Pilihlah bedak sesuai dengan jenis kulit wajah kamu. Ada yang untuk kulit normal, kering, berminyak, sensitif dan berjerawat. Supaya terlihat lebih cerah, sebaiknya pilih warna bedak satu tingkat lebih terang dibanding kulit wajah kamu.

7. Memakai Bedak Padat

Ilustrasi bedak padat (arsfashion.com)

Selanjutnya memakai bedak padat, aplikasikan bedak padat dengan kuas atau spon ke seluruh wajah dan leher. Bagi kamu yang mempunyai wajah berjerawat atau kulit berminyak sebaiknya memakai bedak padat yang matte. Karena bedak padat biasa mengandung minyak dan pelembab, sehingga lebih cocok bagi kamu yang memiliki kulit kering.

8. Memakai Pensil Alis

Ilustrasi alis (3das.net)

Bentuk alis dengan pensil alis sesuai dengan bentuk alis yang kamu inginkan. Setelah itu sempurnakan dengan sikat bulu mata supaya hasilnya merata dan sempurna. Apabila bulu alis kamu sudah tebal, kamu hanya tinggal merapikan dengan menyikatnya saja.

9. Memakai Eyeshadow

Ilustrasi eyeshadow (nit.pt)

Pakailah eyeshadow base terlebih dahulu sebelum memakai eyeshadow, supaya hasil eyeshadow lebih pigmented dan tahan lama. Memilih warna eyeshadow disesuaikan dengan acara atau waktu (pagi, siang atau malam). Pilihlah eyeshadow warna muda atau pastel untuk makeup sehari-hari dan acara pagi/siang hari, supaya riasan mata terkesan natural. Sedangkan untuk acara pesta dan malam hari, kamu bisa memakai warna agak tua/glamour. Kalau untuk acara pemotretan, sebaiknya eyeshadow diaplikasikan agak tebal, supaya makeup kamu lebih terlihat dan bagus di foto.

10. Memakai Eyeliner

Ilustrasi eyeliner (stylecraze.com)

Aplikasikan eyeliner dari sudut mata dalam ke ujung mata luar. Ada banyak macam eyeliner yang bisa kamu pilih, bentuk pensil, cair maupun gel. Pilihlah eyeliner yang waterproof supaya tahan lama. Untuk pemula biasanya memakai eyeliner pensil, karena jenis eyeliner ini paling mudah mengaplikasikannya.

 

11. Memakai Maskara

Ilustrasi maskara (wexnermedical.osu.edu)

Tahap selanjutnya  memakai maskara untuk merias bulu mata kamu. Dengan maskara ini bulu mata akan terlihat makin lentik, tebal dan panjang. Cara menggunakan maskara yaitu dengan gerakan zig zag dan mengarah keluar mata. Apabila kamu menggunakan bulu mata palsu sebaiknya aplikasikan maskara setelah memasang bulu mata palsu.

12. Memakai Blush On

Ilustrasi blush on (lelong.com)

Sapukan blush on dengan kuas pada daerah tulang pipi. Untuk tampilan makeup yang natural, gunakan blush on berwarna pink atau orange dan diaplikasikan tipis-tipis saja. Ada 3 jenis blush on yang bisa kamu pilih, yaitu dalam bentuk powder, cream dan liquid.

 

 

13. Memakai Lipliner dan Lipstik

Ilustrasi lipliner dan lipstik (storeidm.com)

Pakailah lipliner untuk membentuk bibir kamu, kemudian poleskan lipstik dengan kuas secara merata ke seluruh bagian bibir. Supaya lipstik tahan lama, bubuhkan sedikit bedak tabur ke bibir dengan menggunakan kuas, lalu poles bibir kamu dengan lipstik lagi.

 

14. Memakai Setting Spray

Ilustrasi setting spray (amazon.co.uk)

Tahap terakhir semprotkan setting spray ke seluruh wajah, dan biarkan sampai mengering dengan sendirinya. Jangan sampai mengusapnya karena akan merusak hasil makeup kamu. Fungsi dari memakai setting spray ini adalah untuk mengunci hasil riasan kamu menjadi sempurna dan lebih tahan lama. Selain itu juga bisa membuat tampilan makeup terlihat lebih segar serta bebas minyak. Ada bermacam-macam setting spray yang bisa kamu pilih, setting spray dengan formula yang sekaligus bisa melembabkan, atau yang akan membuat kulit wajahmu terasa dingin sepanjang hari. Hampir semua setting spray cocok untuk semua jenis kulit. Jika kamu memiliki kulit yang kering, hindari setting spray yang mengandung alkohol, karena akan membuat kulit wajah semakin kering.

Demikianlah urutan 14 cara makeup yang benar dan tahan lama untuk pemula. Semoga informasi yang sudah kami sampaikan di atas bermanfaat dan sampai jumpa lagi dengan artikel kami lainnya.

Sumber referensi: Celline Elle Mua

Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami Dengan Cepat

    Ilustrasi wajah (beautyhealthtips.in)

Jerawat dalam bahasa medis disebut dengan acne vulgaris, yaitu suatu kondisi kulit yang terjadi saat folikel rambut tersumbat dengan kulit mati dan minyak, yang dapat mengakibatkan peradangan pada kulit kita.

Masalah kulit ini dapat menyebabkan stress emosional dan dapat meninggalkan noda bekas jerawat (flek hitam) pada kulit wajah kita. Oleh karena itu sebaiknya kita segera menanganinya agar kita tidak mengalami risiko dari efek emosional dan fisik tersebut.

Gejala/Tanda-tanda Jerawat

Gejala yang biasanya terjadi yaitu rasa sakit pada daerah kulit yang akan berjerawat, kemudian  timbul benjolan kecil (papul) yang muncul di atas permukaan kulit. Benjolan tersebut biasanya berwarna kemerahan atau kuning (apabila mengandung nanah). Selain itu, ada beberapa  gejala jerawat lainnya, seperti sensasi panas/terbakar akibat adanya peradangan serta timbulnya rasa gatal pada kulit yang akan berjerawat. Ada juga gejala khas dari jerawat yaitu keluarnya komedo, bila berwarna hitam disebut komedo hitam (blackheads). Sedangkan yang berwarna putih disebut komedo putih (whiteheads). Komedo putih letaknya berada di lokasi yang lebih dalam dari komedo hitam.

Faktor Penyebab jerawat

Ada banyak faktor yang dapat memicu timbulnya jerawat diantaranya adalah:

-Hormon

Kadar hormon seksual yang dikenal dengan androgen pada tubuh kita meningkat saat pubertas. Hal ini menyebabkan produksi minyak (sebum) yang berlebihan pada kulit kita.

-Riwayat Keluarga

Faktor genetik sangat penting dalam hal ini. Jika orangtua kita mempunyai riwayat memiliki jerawat, maka kita juga akan berisiko memiliki jerawat.

-Stress

Stress tidak menyebabkan jerawat, namun jika kita sedang memiliki jerawat, stress dapat memperparah jerawat.

-Pola Makan Tidak Sehat

Ada beberapa makanan yang wajib kita hindari supaya kulit terbebas dari jerawat, yaitu semua jenis asupan makanan seperti goreng-gorengan, kacang-kacangan serta yang mengandung kadar yodium tinggi.

-Produk Kosmetik

Ketidakcocokan kulit kita pada produk kosmetik tertentu memicu wajah kita berjerawat. Salah satunya adalah produk kosmetik yang mengandung minyak, wajah kita akan berjerawat karena berkontak dengan pelembap atau krim yang mengandung minyak.

-Membersihkan Wajah

Cara membersihkan wajah yang tidak maksimal akan meninggalkan sisa-sisa makeup atau krim yang kita pakai, sehingga menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit wajah kita.

Masalah jerawat hampir semua orang pernah mengalaminya dan pasti sangatlah mengganggu penampilan kita, baik wanita maupun pria. Wajah yang bersih dan mulus membuat kita lebih “pede” alias percaya diri. Banyak cara menghilangkan jerawat secara alami dengan cepat, dan bahan-bahannya pun mudah kita temukan di sekitar kita.

Berikut ini adalah rangkuman tauaja.com dari berbagai sumber (Minggu, 11/11/2018).

1. Lemon

Ilustrasi lemon (proto.gr)

Buah lemon dipercaya bisa menghilangkan jerawat, bahkan juga noda bekas jerawat (flek hitam) pada wajah kita. Kandungan asam askorbat-L yang ada pada lemon ternyata mampu mengurangi masalah peradangan kulit, selain itu membantu mencerahkan kulit wajah kita sehingga menyamarkan noda bekas jerawat (flek hitam).

Cukup dengan lakukan cara ini:

  1. Potong 1 buah lemon menjadi 2 bagian.
  2. Peras lemon.
  3. Oleskan air perasan lemon ke seluruh bagian wajah, terutama yang berjerawat.
  4. Diamkan 15-20 menit.
  5. Bilas dengan air hangat.

2. Mentimun

Ilustrasi mentimun (nutriliving.com)

Mungkin tidak kita sadari bahwa buah ini memiliki manfaat yang sangat luar biasa untuk kulit. Mentimun tidak hanya kaya akan antioksidan yang penting untuk kulit, namun juga mineral, asam amino, dan vitamin C. Kandungan yang terdapat dalam mentimun tersebut sangat berkhasiat untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh, membersihkan jerawat, serta melembabkan kulit wajah kita.

Langkah yang bisa kita lakukan untuk menjadikan mentimun sebagai cara menghilangkan jerawat adalah sebagai berikut:

  1. Iris mentimun tipis-tipis.
  2. Letakkan pada bagian wajah yang berjerawat.
  3. Diamkan 15-20 menit.
  4. Bilas dengan air hangat.
  5. Untuk hasil yang maksimal, minumlah juga jus mentimun yang dicampur dengan perasan jeruk nipis. Hal ini dikarenakan jus tersebut dapat membersihkan tubuh dan membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh kita.

3. Tomat

Ilustrasi tomat (thermofisher.com)

Tomat mudah sekali kita temukan dimana-mana, buah ini sangat kaya akan kandungan vitamin A dan vitamin C yang bisa membasmi jerawat. Sama dengan seperti mentimun, cara mengaplikasinya pun sama.

Caranya yaitu:

  1. Ambil 1 buah tomat yang sudah matang.
  2. Iris tipis-tipis atau diblender.
  3. Oleskan ke seluruh permukaan wajah.
  4. Diamkan selama 15-30 menit.
  5. Bilas wajah menggunakan air hangat.

4. Lidah Buaya

Ilustrasi lidah buaya (planetorganic.com)

Bahan yang ampuh untuk menghilangkan jerawat secara alami dengan cepat lainnya adalah lidah buaya. Lidah buaya mengandung banyak zat aktif yang dapat menghilangkan jerawat. Diantaranya adalah hormon goberelin dan polisakarida yang mampu membunuh bakteri penyebab jerawat. Selain itu, lidah buaya juga mengandung antioksidan, mineral, vitamin C, dan E yang mempercepat penyembuhan kulit yang berjerawat.

Cara-caranya adalah:

  1. Potong lidah buaya menjadi 2 bagian dan buang bagian yang berduri.
  2. Ambil gel lidah buayanya kemudian masukkan ke dalam wadah.
  3. Haluskan gel lidah buaya tersebut.
  4. Oleskan gelnya pada area kulit wajah yang berjerawat dan diamkan selama 3-5 menit.
  5. Bilas dengan air dingin.

5. Bawang Putih

Ilustrasi bawang putih (pulse.ng)

Bawang putih mengandung senyawa thiacremonon sulfur yang dapat mengeringkan jerawat. Selain itu juga terdapat senyawa allicin yang bersifat antiseptik yang mampu membunuh bakteri penyebab jerawat.

Cara-caranya adalah sebagai berikut:

  1. Haluskan bawang putih hingga halus. Tambahkan dengan sedikit sari cuka apel untuk hasil yang lebih optimal.
  2. Oleskan hanya pada bagian yang berjerawat.
  3. Diamkan selama beberapa menit.
  4. Bilas dengan air hangat.

6. Madu

Ilustrasi Madu
Ilustrasi madu (pulse.ng)

Dari jaman dahulu kala, madu sudah digunakan sebagai cara menghilangkan jerawat secara alami dan cepat. Antiseptik yang terdapat di dalam madu dipercaya mampu membunuh bakteri dan mengurangi peradangan pada kulit yang berjerawat. Madu juga memiliki fungsi sebagai probiotik alami. Fungsinya adalah sebagai zat efektif yang tidak hanya mengurangi jerawat tapi juga mencegah timbulnya jerawat baru.

Cara pengaplikasiannya pun cukup mudah yaitu:

  1. Siapkan beberapa tetes madu.
  2. Oleskan madu langsung pada bagian yang berjerawat dengan menggunakan kapas.
  3. Diamkan selama 45 menit.
  4. Setelah madu mengering dan terasa lengket, bilas dengan air dingin dan keringkan.
  5. Perawatan ini bisa dilakukan 3 kali dalam seminggu.

7. Putih Telur

Putih telur mengandung enzim lysozim yang dapat menghancurkan dinding sel bakteri penyebab jerawat. Selain itu, putih telur juga dipercaya dapat mengecilkan pori-pori kulit serta mengurangi minyak berlebih yang merupakan penyebab timbulnya jerawat. Putih telur juga terbukti ampuh untuk menghilangkan komedo.

Cara menghilangkan jerawat secara alami dengan cepat menggunakan putih telur ini pun mudah sekali, yaitu:

  1. Ambil sebutir telur, pisahkan kuning dan putihnya. Sisihkan kuningnya.
  2. Kocok putih telur hingga pecah dan mengembang.
  3. Oleskan putih telur tersebut pada wajah, lalu diamkan hingga mengering.
  4. Bilas dengan air hangat hingga bersih.

8. Pepaya

Cara menghilangkan jerawat secara alami dengan cepat ada banyak sekali pilihannya. Salah satu bahan alami yang bisa kita temukan dengan mudah yaitu buah pepaya. Kandungan di dalam buah pepaya, terdapat enzim papain yang berfungsi mengikis sel kulit mati pada wajah. Juga terdapat antioksidan serta vitamin yang dapat mencerahkan kulit, mengatasi kulit kemerahan dan mengurangi peradangan pada kulit yang berjerawat.

Cara menggunakannya pun sangat mudah:

  1. Ambil pepaya yang sudah matang dan potong kecil-kecil.
  2. Haluskan pepaya hingga menjadi bubur.
  3. Tambahkan 1 sdm madu atau perasan air lemon jika perlu.
  4. Oleskan pada area wajah yang berjerawat.
  5. Diamkan selama kurang lebih 15 menit.
  6. Bilas dengan air hangat.

9. Kulit Jeruk

Selama ini yang kita tahu bahwa jeruk mengandung vitamin C yang baik untuk tubuh, tapi ternyata kulit jeruk pun bisa menjadi salah satu cara menghilangkan jerawat secara alami dengan cepat. Ini disebabkan karena kulit jeruk yang mengandung antioksidan tinggi, flavonoid, vitamin A, dan vitamin C. Maka dari itu kulit jeruk mampu membasmi jerawat, mengangkat sel kulit mati, mengecilkan pori-pori, dan bahkan menghilangkan noda bekas jerawat (flek hitam).

Begini caranya:

  1. Jemur kulit jeruk di bawah sinar matahari.
  2. Tumbuk kulit jeruk hingga halus.
  3. Campurkan dengan sedikit air.
  4. Oleskan pada wajah, terutama bagian yang berjerawat.
  5. Diamkan sekitar 15-30 menit.
  6. Bilas wajah menggunakan air hangat.

10. Green Tea

Banyak kandungan yang terdapat dalam green tea atau teh hijau yang bermanfaat untuk kulit kita. Antara lain antioksidan, vitamin C, vitamin A dan vitamin E. Selain membantu mengatasi jerawat, kandungan dalam green tea tersebut juga meningkatkan regenerasi atau peremajaan sel kulit kita.

Caranya juga sangat mudah:

  1. Masukkan satu kantong teh hijau ke dalam air panas.
  2. Keluarkan kantong teh bersama seluruh cairannya.
  3. Biarkan sampai benar-benar dngin.
  4. Setelah dingin letakkan kantong teh hijau tersebut pada bagian wajah yang berjerawat.
  5. Diamkan sampai 5 menit dan bersihkan.

11. Es Batu

Cara ini adalah cara menghilangkan jerawat yang paling simple, yaitu dengan menggunakan es batu dari air yang steril. Es batu dapat menghilangkan minyak berlebih dan kotoran yang merupakan penyebab timbulnya jerawat. Selain itu, es batu juga berfungsi untuk menenangkan kulit dan mengurangi peradangan yang ditimbulkan akibat jerawat.

Caranya mudah sekali, yaitu:

  1. Pastikan air yang digunakan untuk membuat es batu tersebut steril.
  2. Bungkus es batu secukupnya menggunakan kain yang bersih.
  3. Diamkan pada bagian wajah yang berjerawat selama beberapa detik.
  4. Ulangi proses tersebut hingga beberapa kali pada bagian yang berjerawat lainnya.

Demikian bahasan tentang jerawat, faktor penyebab, gejala serta cara menghilangkan jerawat secara alami dengan cepat yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat.