Tips Membeli Rumah Bekas

Membeli rumah ‘seken’ tak ada bedanya dengan membeli mobil ‘seken’. Jangan hanya terpikat dengan casing, tampak luar, tetapi harus ada test drive alias uji langsung.

Rumah dijual

Rumah dijual

Pemeriksaan tidak bisa setengah-setengah, harus menyeluruh dari bagian atas (atap) sampai ke bawah, serta berbagai penjuru ruangan. Rumah merupakan satu kesatuan. Pemeriksaan tidak bisa satu persatu, tetapi harus sekaligus.

Jika tertarik dengan rumah ‘seken’, disarankan agar jangan sekali datang langsung bayar. Bagaimanapun juga perlu beberapa kali datang. Jangan seperti membeli kucing dalam karung. Begitu tahu kondisi dalamnya, pembeli bisa merasa kecewa. Rumah sebagai tempat tinggal kita dan keluarga. Mungkin juga selamanya sehingga harus teliti memeriksanya. Kalau perlu, membawa orang yang ahli untuk mengetahui kondisi bangunan. Sebab, tidak mungkin semua hal bisa dilihat secara kasat mata.

Pengecekan rumah ‘seken’ memang harus dilakukan secara menyeluruh. Kalau kocek lagi tebal, bisa melakukan relay-out alias rombak besar-besaran sesuai kebutuhan penghuni baru. Setiap penghuni rumah memiliki pola budaya sendiri-sendiri. Belum tentu, pola budaya ruang dalam antara penghuni lama bisa sama persis dengan penghuni baru.

Penghuni baru pasti ingin menampilkan budaya yang ada di keluarganya. Itu karena menyangkut aktivitas keluarga selama berada di rumah. Oleh karena itu, pasti ada renovasi kecil-kecilan, mungkin juga menyeluruh ketika menempati rumah ‘seken’.

Pola budaya dalam keluarga, misalkan, penyesuaian ruang sesuai yang dibutuhkan. Ada keluarga yang ingin kamar anak dekat orang tua. Sementara itu, budaya penghuni lama sebaliknya, senang berjauhan. Ada juga keluarga lebih sreg dapur dekat garasi. Tapi, kalau penghuni baru merasa asap kendaraan mengganggu dapur, itu harus direhab juga. Dan, juga poin penting lainnya. Pada kondisi-kondisi seperti itu, rumah tentu saja harus direnovasi.

Bagaimana jika kondisi keuangan sedang menipis, sedangkan perubahan rumah ‘seken’ harus tetap dilakukan? Disarankan, untuk memilih kawasan yang menjadi prioritas utama untuk direnovasi, yaitu atap dan melakukan cat ulang.

Kedua hal ini penting karena tidak mungkin tinggal di rumah baru dalam kondisi atap bermasalah. Sedangkan, polesan baru (cat ulang) menciptakan suasana baru sekaligus menghilangkan identitas pemilik lama. Bisa jadi, rumah ‘seken’ bagaikan rumah baru.
Tips cara menghilangkan kesan penghuni lama :

Cat ulang
Tidak selalu nyaman juga memakai rumah bekas orang lain. Karena itu, cat ulang dan pilih warna kesukaan pemilik baru. Warna rumah dan ruangan yang baru membuat suasana lebih baru.

Kamar mandi
Untuk menciptakan suasana berbeda, yang paling mudah dilakukan dengan mengganti keramik di kamar mandi. Kalau pemilik baru tak suka kloset bekas orang, silakan juga diganti. Yang pasti, keramik yang diganti sesuai selera penghuni baru. N

5 pemeriksaan yang wajib dilakukan calon pembeli rumah : 

Atap
Tampak luar struktur bangunan mungkin masih bagus. Apalagi, jika menggunakan rangkaian baja, itu lebih kuat. Tapi, bagaimana jika masih memakai rangkaian kayu? Kayu lebih rentan, cepat rapuh, dan menjadi santapan rayap. Karena itu, untuk meyakinkan kondisi rangkaian, harus ada orang yang naik ke atap. Periksa apakah kayu-kayu masih bagus atau sebaliknya, kopong dimakan rayap.

Kusen
Rumah di daerah bekas kebun biasanya lembab. Hati-hati dengan rumah yang banyak menggunakan unsur kayu. Periksalah kusen-kusen, apakah masih layak atau harus diganti. Caranya mudah, perhatikan apakah kayu bolong-bolong dimakan rayap atau sudah rapuh. Jika tak tampak, kayu tinggal dipukul-pukul. Kalau suaranya kopong, itu berarti harus segera diganti.

Dinding
Mudah mengetahui dinding masih kokoh atau harus segera direhabilitasi. Tanda awalnya dinding retak-retak. Kondisi ini wajib diwaspadai dan harus segera dicari tahu penyebabnya. Retak rambut penyebabnya cuaca, bentuk retaknya kecil-kecil, biasanya di sekitar pelester. Retak sepertinya tidak perlu direnovasi, kecuali retak struktur, retaknya lebih besar-besar. Ini berbahaya, strukturnya harus diperbaiki.

Kamar Mandi
Menengok kamar mandi yang bagus jangan dulu terpikat. Keindahan tak ada artinya bila airnya mampet. Cek dengan cara membuka keran, apakah air mengalir dengan deras atau tidak. Perhatikan juga air di lantai, lancar atau tergenang. Sekalian cek kloset, ketika di-flush, airnya mengalir atau tidak, mampet atau lancar.

Lantai
Menentukan lantai masih kuat atau rapuh dengan cara diinjak. Lantai yang keropos langsung ketahuan, rapuh. Ada juga lantai yang lembab. Kondisi ini tidak sehat bagi penghuni rumah. Untuk tidak mengabaikan kondisi lantai, ganti segera jika rapuh atau lembab.


No comments.

Leave a Reply

Baca ini jugaclose