Memiliki tanaman sayuran sendiri untuk kebutuhan dapur tentu sangat menyenangkan. Kalau mau masak tinggal petik dalam keadaan yang masih segar. Selain itu juga tanaman sayuran bisa berfungsi sebagai hiasan dan penghijauan sekaligus mendapatkan manfaat dari daun dan buahnya.
Cabe adalah salah satu jenis tanaman sayuran yang bisa Anda tanam sendiri di rumah. Teknik menanam yang mudah dan menyenangkan untuk cabe adalah dengan metode hidroponik. Anda tidak perlu sampai kotor-kotoran dengan tanah untuk menanam jenis sayuran ini. Anda bisa menggunakan campuran sekam bakar dan cocopeat (serabut kelapa) sebagai media tanamnya. Sementara untuk tempatnya bisa menggunakan polibag ukuran 35×35 atau 40x40cm.
Bagaimana caranya menanam cabe secara hidroponik di polibag, ikuti langkah-langkap berikut ini :
Pembibitan
1. Tahap pertama untuk memulai menanam cabe adalah pembibitan. Gunakan wadah untuk pembibitan, beli wadah pembibitan di toko pot atau pertanian. Atau bisa juga memanfatkan wadah lain seperti bekas nampan atau besek plastik dan lain-lain. Kemudian isi wadah tersebut dengan campuran sekam bakar dan cocopeat 1:1.
Sekam bakar dan cocopeat bisa Anda dapatkan di toko khusus pertanian. Jika Anda berada di Jakarta Selatan bisa berkunjung ke toko pertanian Jl Margasatwa sebelum departemen pertanian/kebun binatang ragunan. Bibit cabe bisa Anda dapatkan dari cabe yang pernah Anda beli di pasar atau mol, atau bisa juga beli bibitnya di toko pertanian.
2. Bibit cabe direndam dalam air 24 jam untuk memudahkan sprout ( berkecambah)
3. Siram campuran sekam bakar dan cocopeat dengan larutan nutrisi AB Mix khusus cabe. Di forum-forum banyak yang menjual larutan nutrisi AB mix, harganya sekitar 75 ribu – 85 ribu rupiah untuk 5 lt. Jangan terlalu becek, secukupnya saja.
4. Taburkan biji cabe merata ke seluruh wadah. Tutup dengan plastik warna hitam, atau tempatkan pada lokasi yang lembab dan tidak terkena sinar matahari langsung.
5. Dalam waktu kurang dari 7 hari biasanya biji cabe sudah sprout ( berkecambah)
6. Jika sudah sprout mulai kenalkan dengan sinar matahari
7. Untuk menjaga agar tanaman cabe cepat berbuah dan tidak gampang terserang hama dan penyakit,potonglah cabang daun pada ujungnya ketika sudah keluar daun sejati. Gunakan pemotong kuku yang tajam. Kemudian semprotkan fungisida organik pada batang yang habis dipotong.
Pindah Tanam
1.Siapkan polibag ukuran 40x40cm yang sudah diisi campuran sekam bakar dan cocopeat 1:1
2.Siram dengan larutan nutrisi AB mix yang sudah diencerkan ke dalam 1 liter air dengan 5ml nutrisi A dan 5ml nutrisi B
3.Tunggu beberapa jam sebelum bibit dipindahkan ke polibag
4.Pilih bibit cabe yang sudah memiliki daun sejati. Biasanya daun sejati ditandai dengan munculnya 4 daun pada tanaman cabe tersebut
5.Pindahkan bibit tersebut ke dalam polibag. Sebaiknya polibag diberikan tatakan agar larutan nutrisi tidak semuanya terbuang saat penyiraman
Perawatan
Agar tanaman cabe hidroponik tumbuh dengan baik dan cepat berbuah,rawatlah tanaman tersebut sepenuh hati. Perhatikan tiap hari masa pertumbuhannya, siram dengan larutan nutrisi AB mix setiap hari pagi dan petang.


